Yah. Hujan tidak lebih dari sekedar air yg jatuh dari langit kemudian turun membasahi permukaan bumi. Bagi sebagian orang, mereka menganggap hujan adalah masalah. Orang-orang kota menganggap demikian. Sebab katanya, hujan hanya menghabat aktivitas mereka, hujan membuat pakaian mereka lama untuk kering dan banyak lagi alasan yg tidak masuk akal. Seolah hujan merupakan sebuah sumber masalah dari semuanya.
Akan tetapi untuk seorang perindu, hujan tak lebih dari 1 persen air yg turun dan 99 persen lainnya adalah kenangan tentang dia. Tentang dia yg meninggalkan ketika si perindu lagi terbang ke angkasa, dimana hanya dia dan idamannya pemilik awan itu. Padahal ia lupa, bahwa hujan juga dibawa oleh awan, yg ditiup oleh angin dan kemudian ia bebas menentukan jalannya sendiri untuk jatuh tanpa paksaan siapapun..
.
Beda cerita dengan orang-orang yg malang. Bagi ku orang-orang malang ialah orang yg tidak mendapat perhatian dari siapapun, termasuk aku, kita dan mereka yg punya wewenang yg kita biasa sebut itu pemerintah dinegara tercinta kita..
.
Kita biasa menyebut mereka sebagai petani. Yah merekalah orang-orang malang yg selalu bahagia jika Air Tuhan turun dengan segala kebajikan yg ia bawa..senyum dan semangat dengan mudah kau dapati diraut wajahnya. Keteguhan akan kau dapati dalam nuansa persawahan dan rintik hujan yg jatuh dibahunya kala ia berusaha mencangkul tanah..
Disana tidak akan kau dapati keluh kesah karena air hujan..hanya pelajaran dan rasa syukur yg akan kau temui..
Dengan kesederhanaan, dan ketulusan menghargai apa yg Tuhan berikan, itulah yg harus kita pelajari Dari mereka. Bukan menjadikan kita manusia pembenci sesuatu yg diberikan Tuhan. Karena saya percaya tidak ada sesuatu yg Tuhan ciptakan itu sia-sia adanya..tinggal tugas kita menemukan manfaat dari ciptaan itu..
Makassar 21 Desember 2017..
Akan tetapi untuk seorang perindu, hujan tak lebih dari 1 persen air yg turun dan 99 persen lainnya adalah kenangan tentang dia. Tentang dia yg meninggalkan ketika si perindu lagi terbang ke angkasa, dimana hanya dia dan idamannya pemilik awan itu. Padahal ia lupa, bahwa hujan juga dibawa oleh awan, yg ditiup oleh angin dan kemudian ia bebas menentukan jalannya sendiri untuk jatuh tanpa paksaan siapapun..
.
Beda cerita dengan orang-orang yg malang. Bagi ku orang-orang malang ialah orang yg tidak mendapat perhatian dari siapapun, termasuk aku, kita dan mereka yg punya wewenang yg kita biasa sebut itu pemerintah dinegara tercinta kita..
.
Kita biasa menyebut mereka sebagai petani. Yah merekalah orang-orang malang yg selalu bahagia jika Air Tuhan turun dengan segala kebajikan yg ia bawa..senyum dan semangat dengan mudah kau dapati diraut wajahnya. Keteguhan akan kau dapati dalam nuansa persawahan dan rintik hujan yg jatuh dibahunya kala ia berusaha mencangkul tanah..
Disana tidak akan kau dapati keluh kesah karena air hujan..hanya pelajaran dan rasa syukur yg akan kau temui..
Dengan kesederhanaan, dan ketulusan menghargai apa yg Tuhan berikan, itulah yg harus kita pelajari Dari mereka. Bukan menjadikan kita manusia pembenci sesuatu yg diberikan Tuhan. Karena saya percaya tidak ada sesuatu yg Tuhan ciptakan itu sia-sia adanya..tinggal tugas kita menemukan manfaat dari ciptaan itu..
Makassar 21 Desember 2017..
Komentar
Posting Komentar