Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Mungkin saya harus pamit nona

Dan berkali-kali nona Sudah kukatakan adanya Apa saja mengenai rasa Dan tetap saja dengan jawaban yg sama Kau tau nona Kumbang akan meninggalkan bunga Jika  bunga itu tidak memberikan nektar nya Begitu juga dengan perasaanku nona Sebab nona Saya bukan pemaksa say juga bukan penunggu yg baik Aku pergi tapi bukan karena muak Bukan karena rasa mulai hilang Sebab 3 kali meminta itu sudah melebihi 4 kali itu sudah saya anggap dibuang Dan aku tidak ingin dikebiri Pertahankan apa yg hatimu ingin lakukan Teguhlah pada takdir yg saat ini kau inginkan Semoga hatimu tidak kesepian Dan jiwa selalu bahagia dalam keheningan Aku pamit nona Aku berdoa untuk apa-apa saja yg pernah saya impikan.... Makassar, 27 Desember 2017

Sajak ku Nona

Aku ingin mencintaimu nona Sederhana saja Sebab yg berlebihan itu kadang tidak berguna Apa adanya saja Kubisikkan padamu Semua aksaraku hanya bersajak untukmu Kutulis untukmu Bukan puisi, tapi hanya coretan tak berguna dariku Suatu saat nanti nona Jika kelak kau menerima Ataupun kau mengabaikan Itu bukan masalah, sebab aku hanya menikmati keindahan Aku nona Disini, bukan apa-apa Dia bisa jadi apa saja Jika kau menerima dengan sederhana pula Aku mencintaimu nona Sederhana saja Bukan cinta pata arang Sitti Nurbaya Hanya orang biasa saja nona . 26 Desember 2017 - Kau Pemilik Hati

Hujan dan Belajar dari Petani

Yah. Hujan tidak lebih dari sekedar air yg jatuh dari langit kemudian turun membasahi permukaan bumi. Bagi sebagian orang, mereka menganggap hujan adalah masalah. Orang-orang kota menganggap demikian. Sebab katanya, hujan hanya menghabat aktivitas mereka, hujan membuat pakaian mereka lama untuk kering dan banyak lagi alasan yg tidak masuk akal. Seolah hujan merupakan sebuah sumber masalah dari semuanya. Akan tetapi untuk seorang perindu, hujan tak lebih dari 1 persen air yg turun dan 99 persen lainnya adalah kenangan tentang dia. Tentang dia yg meninggalkan ketika si perindu lagi terbang ke angkasa, dimana hanya dia dan idamannya pemilik awan itu. Padahal ia lupa, bahwa hujan juga dibawa oleh awan, yg ditiup oleh angin dan kemudian ia bebas menentukan jalannya sendiri untuk jatuh tanpa paksaan siapapun.. . Beda cerita dengan orang-orang yg malang. Bagi ku orang-orang malang ialah orang yg tidak mendapat perhatian dari siapapun, termasuk aku, kita dan mereka yg punya wewenang yg kita...

Istirahatkan badan dan fikiran mu bung !

Sudahlah bung. Akhiri saja semua ini Berhenti dan kembali kejiwa yg dulu. Kau perlu sedikit diam Kau perlu sedikit untuk berhenti memikirkan semuanya.. Kau tau bung. Mereka hanya menggap semua yg kau lakukan tidak ada gunanya. Berhentilah bung.  Istirahat kan dirimu dan fikiranmu. Tinggalkan sebentar saja semua hal yg ingin kau perbaiki.. Tubuhmu juga perlu istirahat.. Karena terlalu banyak kekecewaan yg kau alami. Kasihanilah badan dan hatimu.. Kau juga manusia biasa bung. Bukan robot.  Yg tahan akan cacian dan kekecewaan.  Sepikan sebentar saja dirimu bung..  Tapi jangan lupa untuk datang kembali bung.  Jika mereka memanggil dan membutuhkan bantuanmu.. Jangan menjadi pendendam atas kekecewaan yg mereka buatkan untukmu bung... . Makassar, 6 November 2017

Matamu

Tetaplah menjadi seperti itu, gadis lugu yg senantiasa memberikan ketenangan kepada semua orang yg kau jumpai..yah kau tidak seperti orang (wanita) kebanyakan, yg memamerkan kecantikan semu. Penampilan mu sederhana dan bersahaja, terpancar dari pakaian dan wajah alami tanpa bedak dan lipstik..tetaplah seperti itu.

Aku

Aku benci dengan kesedihan Sudah terlalu banyak ia datang Berusaha menghancurkan semua mimpi Dan ketika mereka heran dengan tingkahku Kenapa kau (saya) selalu tertawa.. Sederhana saja Sebab aku harus kuat dan tidak terlihat lemah dihadapan orang.. Sebab kesedihan ku bisa kuatasi sendiri dengan sedikit senyuman dan kebahagiaan..

Sabda Hati 😁

Kau berontak dan tidak mau diatur..kenapa?? Karena saya tidak bisa menggunakan dua topeng dibalik wajah dan tingkah ku.. perasaan yg saya alami tidak berbanding terbalik dengan apa ekspresi diwajahnya dan perbuatan ku.. Suka ya suka..tidak ya tidak.. Sebab bagiku, dunia ini absurd karena terlalu banyak manusia yg pintar menggunakan topeng, hanya untuk diliat baik dan disenangi orang..padahal hatinya busuk...dan aku tidak suka ituu...!

Padi Ku

Senandung Ku untuk Padi Melihat sawa terairi Melihat kehidupan Melihat sejuntai harapan Tentang kehidupan esok, kelak dan nanti Kami menaruh harapan kepada tanah Juga pada air, dan alam Dan mengharapkan kemauan Tuhan Agar bulir harapan itu keluar dengan eloknya Membesarkan harapan dan keyakinan kami pada kehidupan bahagia setelah panen Agar perut sanak saudara kami dapat terisi Makassar, 5 Oktober 2017

Menjadi Manusia

Kita tidak harus menjadi pahlawan untuk menolong manusia lain.. Kita hanya perlu membesarkan hati.. Langkah kecilnya yaitu berbesar hati menanam tanaman yg mengeluarkan buah dan daun.. Yg dapat mengisi perut manusia lainnya.. Itu langkah sederhana..

Berjalan Sajalah

Hari ini, esok lusa aku bosan kawan Melakukan hal yg itu-itu saja tanpa tantangan Aku ingin lebih dari itu kawan Aku ingin berpejalan Aku ingin berpergian Aku ingin tantangan Tantangan yg membuat kita hampir putus asa kawan Tetapi kita tidak mau menyerah pada keadaan Aku ingin hidup yg lebih dari sekedar Aku ingin mengenal Tuhan lebih dari yg ditawarkan Buku dan dogma kaum Agamawan Aku ingin jauh tersesat dalam pencarian Sampai kita berada pada titik Dimana hanya ada tersisa harapan dan Doa Yg membuat kita bisa kembali ketitik Nol Dan berfikir tentang mati kawan Makassar, 13 Agustus 2017

Hilang Arah

Sajak ku hanya sajak yang kehilangan arah Dia pernah berkisah tentang keindahan cita dan cinta Sajakku Pernah bercerita indah tentang dua orang insan  dan sajak itu telah kehilangan bahan bakar untuk ceritanya sebab cerita indah yang ia lukiskan dalam kata  tintanya dicuri orang lain  pena dan tintanya tertinggal dalam kenangan berbalut penyesalan  hingga sajak indahnya hanya sebatas kenangan termakan zaman

Jangan Berhenti

tidak ada sesuatu yang sia-sia dengan hal yang kau kerjakan hari ini. bahkan jika hari ini kau bingung dan tak tau apa makna dari semua itu. tetaplah kerjakan ! karena suatu saat nanti, jika kau berada dalam perenunganmu ! kesadaran atas apa yang kau lakukan di masa lalu itu akan kau temui makna yang hakiki. jika kau tak berhenti dengan apa yang kau yakini.. Makassar, 14 September 2017